Month: September 2016

Ciputra Dianugerahkan Best Entrepreneur of The Year Oleh Asian Council for Small Business (ACSB)

Pendiri Grup Ciputra, Ciputra,dianugerahkan penghargaan “Best Entrepreneur of The Year” dari lembaga Asia Council for Small Business (ACSB) atas dedikasi dan kontribusinya sebagai pengusaha yang menginspirasi para pengusaha muda. Tidak hanya sebatas UKM nasional, dalam sebuah komunitas ASEAN, Ciputra juga memiliki kontribusi serta peranan yang sangat besar dalam membangun jiwa kewirausahaan.

Dalam sambutannya, Ciputra mengatakan menjadi sebuah kehormatan baginya menerima penghargaan tersebut dan mengapresiasi atas berbagai gagasan yang dihasilkan dalam konferensi The 4th Asian SME Conference 2016. Dalam hal bisnis, lanjut Ciputra, semua bisnis berawal dari bisnis kecil bahkan beberapa diantaranya memulai dari usaha mikro yang kemudian berkembang menjadi besar. Dalam membangun usahanya menjadi lebih besar lagi, jiwa kewirausahaan para pelaku usaha harus terasah agar bisa mengubah bisninya menjadi besar.

“Sejak saya memutuskan pensiun dari dunia bisnis, saya berpikir apa yang bisa saya lakukan untuk membantu negara ini. Akhirnya, saya memutuskan untuk menyebarkan semangat kewirausahaan kepada masyarakat. Apa alasanya? Karena saya melihat bahwa negara yang bisa mengembangkan dirinya menjadi negara maju adalah negara yang mampu mengembangkan kewirausahaan di negaranya. Hanya satu kata, entrepreneurship,” tegas Ciputra dalam sambutannya di acara konferensi “The 4th Asian SME Conference 2016” di The Kasablanka, Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2016).

Ciputra menjelaskan, di Indonesia ada 99,82 persen bisnis adalah usaha mikro. Dari angka itu, hanya sekitar 1,17 persen yang bisa mengubah status pebisnis dari pelaku usaha kecil menjadi pelaku usaha besar. Bagi Ciputra, ini adalah tantangan, motivasi sekaligus oportunity yang sangat besar dalam membangun kewirausahaan.

Ciputra menambahkan, ada tiga kunci utama yang harus dilakukan para pelaku usaha dalam membangun sebuah kewirausahaan, hal pertama yang harus diperhatikan adalah mulailah dengan bidang yang dikuasai. Ia mencontohkan dirinya sebagai arsitek dan memilih untuk menekuni bisnis properti dengan menjadi pengembang yang memiliki visi dan misi agar usahanya sukses, yaitu ingin menciptakan lapangan pekerjaan, bukan mencari pekerjaan seperti menjadi konsultan.

Kunci kedua, sebagai pelaku usaha harus kreatif dan memiliki perubahan yang dramatis. Perubahan itu harus berkelanjutan, jangan cepat berpuas diri jika mencapai sesuatu keberhasilan. Tetapi, harus berfikir panjang lagi dan bertanya “Mau apa selanjutnya?.”. Untuk kunci terakhir, pelaku usaha harus berharga di mata konsumen. Artinya, jangan mengecewakan konsumen. Sebaliknya, pengusaha harus dapat memuaskan pelanggan dan relasinya.

“Dulu saya merintis usaha dari bawah dan tidak memiliki uang, dalam kondisi itu Orang Tua juga tidak membantu saya. Tapi dengan penuh keyakinan dan menerapkan tiga hal tersebut dalam diri saya hasilnya perusahaan saya bisa berkembang menjadi besar dan memiliki ratusan proyek di seluruh Indonesia,” kata Ciputra.

Seperti diketahui, dalam konferensi The 4th Asian SME Conference 2016, selain Ciputra yang meraih penghargaan Best Entrepreneur of The Year, lembaga ACSB juga memberikan penghargaan “Best Policy Maker of The Year” kepada Chae Un Lim, President Small and Medium Business Corporation Korea Selatan.

Pulau Lima, Wisata Dengan Julukan Surga Terpendam di Serang

Banyak pulau-pulau kecil di sekitar perairan Serang tapi jika traveler mencari paket wisata lengkap dan murah meriah maka bisa didapatkan dengan datang ke Pulau Lima. Wisata serang ini bisa diakses dari pelabuhan Karangantu, Serang, Banten selama 20 menit perjalanan laut. Pulau Lima masuk dalam jajaran tempat wisata yang baru dikembangkan sehingga wajar jika banyak promo murah ngetrip ke pulau ini.

Memang belum tenar seperti kepulauan Raja Ampat yang berada di papua, atau kepulauan seribu yang berada di Jakarta, Mungkin itulah yang mendasari mengapa harga yang ditawarkan terbilang murah meriah. Tapi nanti begitu Pulau ini terkenal pasti harganya akan melangit.

Pulau Lima ini termasuk dalam jajaran kepulauan Mujan. Luas pulau Lima ini sekitar 3,5 hektar dan didominasi oleh hutan mangrove di bagian dalam. Wisata serang ini memiliki pantai dengan pasir putih yang halus. Berbagai jenis kegiatan air yang bisa dicicipi traveler di Pulau Lima antara lain snorkeling, berkeliling pulau naik banana boat, dan juga memancing dari dermaga. Kalau butuh istirahat bisa langsung berteduh di gazebo-gazebo yang tersedia secara gratis. Pulau ini masih relatif sepi jadi nyaman untuk dikunjungi kalau kamu termasuk traveler yang suka dengan suasana sepi dan alami.

Sekitar 10 menit menyeberang kalian sudah bisa melihat Pulau Lima dari kejauhan, terlihat dermaga panjang yang benar-benar berada di area depan pulau yang begitu menggugah. Saat sampai di pulau yang juga sering disebut Lima Island ini kalian akan disambut ribuan ikan yang bertebaran di bawah dermaga dengan air yang cukup jernih dan bersih.

Pelayanan dari para pengelola pulau ini pun sangat bagus, mulai dari memasakkan nasi, membakarkan ikan, dan segala kebutuhan yang kalian perlukan akan disiapkan, termasuk cerita-ceritanya kepada kami tentang sejarah pulau Lima ini, mereka juga sering mengunjungi Kepulauan Seribu dan menjadi Tour Guide untuk para pengunjung di sana.

Charity and Solidarity

Sebagai bukti rasa solidaritas dan kepedulian antar sesama, CitraGarden BMW mengadakan sebuah event dengan tema “Garage Sale & Donor Darah”, dimana dalam event tersebut para karyawan CGBMW melakukan pengumpulan barang-barang yang sudah tidak terpakai lagi, namun masih layak untuk di jual kembali. Hasil dari penjualan barang-barang tersebut akan di donasikan kepada masyarakat yang lebih membutuhkan.

Respon yang diterima cukup positif, hal itu terbukti sesaat setelah menginformasikan ke seluruh karyawan CGBMW tak berapa lama barang-barang serta pakaian layak pakai langsung di serahkan dan di terima oleh para panitia acara.

Pada hari pertama event, tim promosi dan marketing berkeliling di area perumahan CGBMW untuk mengumpulkan donasi dari masyarakat sekitar, sedangkan di area Marketing Gallery di adakan event “Garage Sale”.

Event tersebut langsung menyedot banyak perhatian baik dari masyarakat maupun karyawan CGBMW, moment itu bisa dilihat dari awal pembukaan stand sudah banyak audience yang berkumpul, baik sekedar untuk melihat-lihat ataupun membeli, beranjak sore hari hasil donasi yang di dapat langsung dikumpulkan ke panitia, sedangkan barang-barang sisa dari “Garage Sale” akan dijual kembali pada hari kedua yang juga akan dilaksanakan acara “Donor darah”.

Pada hari kedua diadakan acara “Donor Darah” untuk umum, dimana masyarakat luas di berikan kesempatan untuk ikut berpartisipasi baik dengan mendonorkan darahnya ataupun membeli barang-barang di stand “Garage Sale”, respon dari masyarakat cukup bagus, sejak di mulai di pagi hari sudah ada beberapa saudara kita yang ikut menyumbang, mulai dari warga sekitar Marketing Gallery seperti karyawan dari “RM Padang Bintaro serta RM Sego Wiwit”, warga masyarakat CGBMW, bahkan masyarakat Serang maupun Cilegon. Donor darah berlangsung dari jam 09.00 pagi s/d jam 12.00 siang.

Menjelang sore hari barang maupun pakaian yang ada di stand “Garage Sale” mulai berkurang dan uang hasil penjualan serta donasi mulai terkumpul banyak untuk di donasikan pada keesokan harinya.

Pada hari Kamis 8 September diadakan pula “Donor Darah” khusus untuk Karyawan CGBMW, event ini bertujuan memberikan kesempatan kepada Karyawan-Karyawati CGBMW untuk ikut berpartisipasi mendonorkan darahnya.