Month: August 2016

Ulang Tahun ke-85, Ini Dia Kisah Sukses DR. (HC). Ir. Ciputra (Founders Ciputra Group)

DR. (HC). Ir. Ciputra lahir di kota kecil Parigi, Sulawesi Tengah pada tanggal 24 Agustus 1931 dengan nama Tjie Tjin Hoan, ia anak ke 3 dari pasangan Tjie Sim Poe dan Lie Eng Nio yang juga berlatar belakang keluarga sederhana. Ketika berusia 12 tahun ia kehilangan ayahnya yang meninggal di tahanan tentara pendudukan Jepang karena tuduhan palsu dianggap mata-mata Belanda.Kepahitan masa kecil telah menimbulkan tekad dan keputusan penting yaitu memiliki cita-cita bersekolah di Pulau Jawa demi hari depan yang lebih baik, bebas dari kemiskinan dan kemelaratan. Akhirnya DR. (HC). Ir. Ciputra kecil kembali ke bangku sekolah walau terlambat. Ia terlambat karena negara kita masih dalam suasana peperangan dengan tentara Belanda maupun Jepang. Ia masuk kelas 3 SD di desa Bumbulan walau usianya sudah 12 tahun atau terlambat hampir 4 tahun. Ketika usianya 16 tahun lulus dari SD kemudian melanjutkan SMP di Gorontalo dan jenjang SMA di Menado setelah itu memasuki ITB jurusan arsitektur di Bandung. Terlambat tapi bukan berarti terhambat bukan?


Keseluruhan pendidikan masa remaja DR. (HC). Ir. Ciputra memang merupakan gabungan dari pendidikan yang akademis dan juga non akademis, di dalam kelas dan juga di luar kelas. Inilah yang dapat disebut sebagai sekolah kehidupan yang membuat seseorang tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan utuh. Oleh karena itu tidak heran bila saat ini ia berpendapat bahwa pendidikan yang baik adalah pendidikan yang membangun manusia seutuhnya dan beberapa cirinya adalah membangun moral, mendorong kreativitas dan mendidik karakter-karakter mandiri siswa-siswinya.

Karya-karya besar Ciputra begitu beragam, karena hampir semua subsektor properti dijamahnya. Ia kini mengendalikan 5 kelompok usaha Jaya, Metropolitan, Pondok Indah, Bumi Serpong Damai, dan Ciputra Development yang masing-masing memiliki bisnis inti di sektor properti. Proyek kota barunya kini berjumlah 11 buah tersebar di Jabotabek, Surabaya, dan di Vietnam dengan luas lahan mencakup 20.000 hektar lebih. Ke-11 kota baru itu adalah Bumi Serpong Damai, Pantai Indah Kapuk, Puri Jaya, Citraraya Kota Nuansa Seni, Kota Taman Bintaro Jaya, Pondok Indah, Citra Indah, Kota Taman Metropolitan, CitraRaya Surabaya, Kota Baru Sidoarjo, dan Citra Westlake City di Hanoi, Vietnam. Proyek-proyek properti komersialnya, juga sangat berkelas dan menjadi trend setter di bidangnya. Lebih dari itu, proyek-proyeknya juga menjadi magnit bagi pertumbuhan wilayah di sekitarnya.

Perjalanan bisnis Ciputra dirintis sejak masih menjadi mahasiswa arsitektur Institut Teknologi Bandung. Bersama Ismail Sofyan dan Budi Brasali, teman kuliahnya, sekitar tahun 1957 Ciputra mendirikan PT Daya Cipta. Biro arsitek milik ketiga mahasiswa tersebut, sudah memperoleh kontrak pekerjaan lumayan untuk masa itu, dibandingkan perusahaan sejenis lainnya. Proyek yang mereka tangani antara lain gedung bertingkat sebuah bank di Banda Aceh. Tahun 1960 Ciputra lulus dari ITB. Ke Jakarta…Kita harus ke Jakarta, sebab di sana banyak pekerjaan, ujarnya kepada Islamil Sofyan dan Budi Brasali. Keputusan ini menjadi tonggak sejarah yang menentukan jalan hidup Ciputra dan kedua rekannya itu. Dengan bendera PT Perentjaja Djaja IPD, proyek bergengsi yang ditembak Ciputra adalah pembangunan pusat berbelanjaan di kawasan senen. Dengan berbagai cara, Ciputra adalah berusaha menemui Gubernur Jakarta ketika itu, Dr. R. Soemarno, untuk menawarkan proposalnya. Gayung bersambut. Pertemuan dengan Soemarno kemudian ditindak lanjuti dengan mendirikan PT Pembangunan Jaya, setelah terlebih dahulu dirapatkan dengan Presiden Soekarno.

Setelah pusat perbelanjaan Senen, proyek monumental Ciputra di Jaya selanjutnya adalah Taman Impian Jaya Ancol dan Bintaro Jaya. Melalui perusahaan yang 40% sahamnya dimiliki Pemda DKI inilah Ciputra menunjukkan kelasnya sebagai entrepreuneur sekaligus profesional yang handal dalam menghimpun sumber daya yang ada menjadi kekuatan bisnis raksasa. Grup Jaya yang didirikan tahun 1961 dengan modal Rp. 10 juta, kini memiliki total aset sekitar Rp. 5 trilyun.

Dengan didukung kemampuan lobinya, Ciputra secara bertahap juga mengembangkan jaringan perusahaannya di luar Jaya, yakni Grup Metropolitan, Grup Pondok Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan yang terakhir adalah Grup Ciputra. Jumlah seluruh anak usaha dari Kelima grup itu tentu di atas seratus, karena anak usaha Grup Jaya saja 47 dan anak usaha Grup Metropolitan mencapai 54. Mengenai hal ini, secara berkelakar Ciputra mengatakan: Kalau anak kita sepuluh, kita masih bisa mengingat namanya masing-masing. Tapi kalau lebih dari itu, bahkan jumlahnya pun susah diingat lagi.Fasilitas merupakan unsur ketiga dari 10 faktor yang menentukan kepuasan pelanggan. Konsumen harus dipuaskan dengan pengadaan fasilitas umum dan fasilitas sosial selengkapnya. Tapi fasilitas itu tidak harus dibangun sekaligus pada tahap awal pengembangan. Jika fasilitas selengkapnya langsung dibangun, harga jual akan langsung tinggi. Ini tidak akan memberikan keuntungan kepada para pembeli pertama, selain juga merupakan resiko besar bagi pengembang.


Ciputra memiliki saham di lima kelompok usaha (Grup Jaya, Grup Metropolitan, Grup Pondoh Indah, Grup Bumi Serpong Damai, dan Grup Ciputra). Dari Kelima kelompok usaha itu, Ciputra tidak menutupi bahwa sebenarnya ia meletakkan loyalitasnya yang pertama kepada Jaya. Pertama, karena ia hampir identik dengan Jaya. Dari sinilah jaringan bisnis propertinya dimulai. Sejak perusahaan itu dibentuk tahun 1961, Ciputra duduk dalam jajaran direksinya selama 35 tahun: 3 tahun pertama sebagai direktur dan 32 tahun sebagai direktur utama, hingga ia mengundurkan diri pada tahun 1996 lalu dan menjadi komisaris aktif. Kedua, adalah kenyataan bahwa setelah Pemda DKI, Ciputra adalah pemegang saham terbesar di Jaya.PT Metropolitan Development adalah perusahaannya yang ia bentuk tahun 1970 bersama Ismail Sofyan, Budi Brasali, dan beberapa mitra lainnya. Kelompok usaha Ciputra ketiga adalah Grup Pondok Indah (PT Metropolitan Kencana) yang merupakan usaha patungan antara PT Metropolitan Development dan PT Waringin Kencana milik Sudwikatmono dan Sudono Salim. Grup ini antara lain mengembangkan Perumahan Pondok Indah dan Pantai Indah Kapuk. Kelompok usaha yang keempat adalah PT Bumi Serpong Damai, yang didirikan awal tahun 1980-an. Perusahaan ini merupakan konsorsium 10 pengusaha terkemuka – antara lain Sudono Salim, Eka Tjipta Widjaya, Sudwikatmono, Ciputra dan Grup Jaya – yang mengembangkan proyek Kota Mandiri Bumi Serpong Damai seluas 6.000 hektar, proyek jalan tol BSD – Bintaro Pondok Indah, dan lapangan golf Damai Indah Golf.

Grup Ciputra adalah kelompok usahanya yang Kelima. Grup usaha ini berawal dari PT Citra Habitat Indonesia, yang pada awal tahun 1990 diakui sisi seluruh sahamnya dan namanya diubah menjadi Ciputra Development (CD). Ciputra menjadi dirutnya dan keenam jajaran direksinya diisi oleh anak dan menantu Ciputra. Pertumbuhan Ciputra Development belakangan terasa menonjol dibandingkan keempat kelompok usaha Ciputra lainnya. Dengan usia paling muda, CD justru yang pertama go public di pasar modal pada Maret 1994. Baru beberapa bulan kemudian Jaya Real properti menyusul. Total aktiva CD pada Desember 1996 lalu berkisar Rp. 2,85 triliun, dengan laba pada tahun yang sama mencapai Rp. 131,44 miliar. CD kini memiliki 4 proyek skala luas: Perumahan Citra 455 Ha, Citraraya Kota Nuansa Seni di Tangerang seluas 1.000 Ha, Citraraya Surabaya 1.000 Ha, dan Citra Indah Jonggol. 1.000 Ha. Belum lagi proyek-proyek hotel dan mal yang dikembangkannya, seperti Hotel dan Mal Ciputra, serta super blok seluas 14,5 hektar di Kuningan Jakarta. Grup Ciputra juga mengembangkan Citra Westlake City seluas 400 hektar di Ho Chi Minh City, Vietnam. Pembangunannya diproyeksikan selama 30 tahun dengan total investasi US$2,5 miliar. Selain itu, CD juga menerjuni bisnis keuangan melalui Bank Ciputra, dan bisnis broker melalui waralaba Century 21.

Sejak beberapa tahun lalu, Ciputra menyatakan Kelima grup usahanya – terutama untuk proyek-proyek propertinya – ke dalam sebuah aliansi pemasaran. Aliansi itu semula diberi nama Sang Pelopor, tapi kini telah diubah menjadi si Pengembang. “Nama Sang Pelopor terkesan arogan dan berorientasi kepada kepentingan sendiri,” ujar Ciputra tentang perubahan nama itu.

Ciputra Group Borong 10 Penghargaan Properti Indonesia Award 2016

Ciputra Group kembali berhasil memborong penghargaan, kali ini di 10 kategori Individual, Developer dan Project dalam ajang Properti Indonesia Award 2016 yang telah dilangsungkan di Ciputra Artpreneur, Jakarta, 24 Agustus 2016. Bertepatan dengan momen ulang tahun yang ke-85 tahun, Founder Ciputra Group, Bapak Dr. (HC). Ir. Ciputra meraih penghargaan kategori spesial“Lifetime Achievement Award” atas dedikasi dan karya-karyanya yang telah menjadi inspirasi pembangunan industri properti di Indonesia. Sementara itu, Direktur Ciputra Group, Hendry Tamzel juga berhasil meraih penghargaan dalam kategori supporting business yaitu“The Promising Brokerage Leader”.

Property Indonesia Award 2016 (1)

PT Ciputra Development Tbk juga mendapatkan penghargaan “The Best Developer Business Expansion” dan Century21 Indonesia sebagai “The Most Progressive Brokerage Firm”. Sementara itu, untuk kategori project, Ciputra Group telah berhasil menjadi yang terbaik dengan memenangkan 6 penghargaan lainnya. Diantaranya: CitraLake Suites “The Promising Apartment in West Jakarta”, Citra Maja Raya “The Affordable Township in Banten”; CitraGrand City Palembang “The Eco Friendly Housing in Palembang”; CitraLand Megah Batam “The Prospective Housing in Batam”; Citra Aerolink Batam “The Promising Business Hub in Batam” dan CitraLand Surabaya “Highly Recognized Township in Surabaya”.

Direktur Ciputra Group, Hendry Tamzel, mengatakan berbagai penghargaan yang berhasil diraih Ciputra Group dalam ajang Properti Indonesia Award 2016 oleh Majalah Properti Indonesia merupakan bentuk apresiasi dan pengakuan yang tinggi bagi pemain industri properti yang mendedikasikan dirinya untuk membangun bangsa ini menjadi negara yang maju dalam pembangunan.

Property Indonesia Award 2016 (2)

“Ada banyak kebanggaan bagi kami dalam mendapatkan berbagai penghargaan ini, selain menjadi yang terbaik dengan raihan 10 award, merupakan kebahagiaan kami pula bahwa founder Ciputra Group yaitu Bapak Dr. HC. Ir. Ciputra mendapatkan penghargaan “Lifetime Achievement Award” atas inovasi, dedikasi dan mahakaryanya yang menginspirasi. Terlebih lagi, penghargaan ini diberikan bertepatan dengan ulang tahun beliau ke-85 tahun yang jatuh pada hari ini (24 Agustus 2016),” ujar Hendry dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (25/8/2016).

Hendry menjelaskan penganugerahan Properti Indonesia Award 2016 sekaligus menjadi ajang bertemunya berbagai pelaku dan institusi bisnis di industri properti yang diharapkan mampu menginspirasi lebih banyak pihak dalam berbagai pencapaian yang berkelanjutan. “Properti Indonesia Award, menjadi salah satu ajang apresiasi bergengsi bagi para pelaku bisnis dan industri properti serta sektor terkait di Indonesia. Untuk yang keempat kali digelarnya Properti Indonesia Award, ajang ini menjadikan Ciputra Group menjadi yang terbaik dalam berbagai kategorinya,” ungkap Hendry.

Wisata Desa Mulai di Kembangkan di Kabupaten Lebak

Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Lebak, mengembangkan wisata desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan penyerapan tenaga kerja di daerah itu.

“Kami mengembangkan potensi wisata desa karena memiliki nilai jual untuk mendatangkan investor,” kata Kepala Dispora Kabupaten Lebak Syahida Hayat.

Kabupaten Lebak memiliki kekayaan objek wisata yang spesifik dan bernilai tinggi, di antaranya terdapat wisata budaya masyarakat Baduy. Bahkan, objek wisata Baduy di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, cukup dikenal di tanah air hingga mancanegara.

Kekayaan wisata alam lainnya, ujar dia, kawasan hutan konservasi Taman Nasional Gunung Halimun (TNGH), wisata pemandian air panas, juga daerah aliran sungai (DAS) yang bisa digunakan permainan arung jeram.

Objek wisata pesisir, di antaranya kawasan Pantai Sawarna, Pulau Manuk, Bagedur, dan Sukamaju.

Selain itu juga terdapat peninggalan purba, seperti situs dan gua, serta aneka jenis makanan olahan tradisional yang dikembangkan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Kekayaan objek wisata Desa Sawarna, misalnya, meraih juara kelima tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Objek wisata Sawarna memiliki nilai tinggi sebagai objek wisata karena terdapat gua, hutan, agronomi, religius, dan wisata seni budaya.

Namun, sejauh ini pengunjung domestik dan mancanegara belum maksimal sehingga perlu pengembangan wisata desa itu.
“Kami berharap potensi wisata itu bisa digali untuk kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya.

Menurut dia, pengembangan wisata desa ke depan dapat menjadi tulang punggung pendapatan ekonomi masyarakat karena akan melahirkan sentra-sentra usaha kerajinan masyarakat.

“Kami optimis wisata ini akan menjadi primadona dan serbuan pengunjung domestik dan mancanegara,” katanya.

Ia mengatakan prospek masa depan wisata ini sangat menjanjikan pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.
“Kami terus mendorong agar seluruh desa bisa dikembangkan potensi wisatanya,” ujarnya.

sumber: tangerangsatu

CitraGarden BMW Rayakan 17an Bersama Karyawan

Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI yang ke 71 tahun CitraGarden BMW mengadakan lomba 17an antar sesama karyawan CGBMW, acara ini dilaksanakan pada hari selasa 23 Agustus 2016 di area lingkungan CGBMW.

Hampir seluruh karyawan CGBMW mengikuti acara ini dan selebihnya stay di kantor.

Kemeriahan mulai terlihat ketika acara dimulai dimana seluruh peserta mengekspresikan kegembiraaannnya melalui dandanan-dandanan unik ketika akan memulai acara.

Lomba yang pertama yaitu balap bakiak dimana 1 tim terdiri dari 3 orang laki-laki, dalam lomba ini banyak terdapat kejadian yang lucu dan tak terduga, diantara salah satu tim yang akan mencapai finish tiba-tiba tali bakiaknya terputus dan para pemainnya langsung terjatuh, spontan para penonton pun langsung tertawa, dan pada akhirnya dimenangkan oleh tim yang berada di urutan berikutnya.

Menjelang siang hari para peserta beristirahat dan bersiap memulai perlombaan berikutnya yaitu “Futsal Joget”, dalam perlombaan ini para peserta bermain futsal namun ketika musik di putar siapapun harus berhenti bermain dan mulai berjoget, apabila pemainnya masih menyentuh bola di akan kena sanksi serta dikeluarkan dari pertandingan.

Sore hari acara pertandingan tenis meja menjadi lomba pamungkas sebelum akhirnya ditutup oleh pengumuman pemenang, dalam kesempatan ini turut di hadiri oleh Bapak Jusanto Hariyanto selaku Asociate Director.

Selain memperingati HUT RI yang 71 tahun, juga sebagai ajang memper-erat tali silaturahmi antar sesama karyawan CitraGarden BMW mulai dari level staf sampai dengan karyawan reguler. Harapan kami semoga untuk tahun-tahun berikutnya acara tersebut dapat diselenggarakan kembali.

PT Ciputra Residence Raih Lima Penghargaan Bergengsi

Jakarta, 18 Agustus 2016 – PT Ciputra Residence berhasil meraih Lima peghargaan sekaligus dalam gelaran Indonesia Property & Bank Award XI 2016 yang dilaksanakan di Ballroom Raffles Hotel, Ciputra World, Jakarta. Penghargaan bergengsi yang diberikan kepada para insan properti tanah air ini menjadi pembuktian bahwa PT Ciputra Residence sebagai peraih penghargaan terbanyak dalam ajang ini. Penghargaan ini tidak hanya diberikan kepada personal, namun sebagai developer PT Ciputra Residence dan berbagai proyeknya juga berhasil menjadi yang terbaik dalam berbagai kategori ajang ini.

PT Ciputra Residence berhasil mengukuhkan diri sebagai yang terbaik dalam Indonesia Property & Bank Award 2016 dengan memenangkan lima kategori sekaligus. Dimana, untuk kategori perorangan, Presiden Direktur PT Ciputra Residence, Budiarsa Sastrawinata dinobatkan sebagai “Man Of The Year 2016” dan GM Marketing PT Ciputra Residence Yance Onggo “Inspiring Marketing Property 2016”. Sementara itu, PT Ciputra Residence berhasil dikukuhkan sebagai “Development Of The Year 2016”, dan proyek dibawah bendera PT Ciputra Residence juga berhasil memenangkan penghargaan bergengsi untuk kategori“Proyek Perumahan Berpengaruh Dalam Pengembangan Kawasan” untuk proyek Citra Maja Raya dan “Perumahan Terlaris di Kota Malang” untuk proyek terbaru PT Ciputra Residence di Kota Malang, CitraGarden City Malang.

GM Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo mengatakan, perolehan penghargaan bergengsi dalam ajang Indonesia Property & Bank Award XI 2016 tidak semudah membuka telapak tangan, didalamnya ada kerja keras, dedikasi dan inovasi yang diwujudkan dalam meningkatkan kinerja perusahaan sehingga mengukuhkan PT Ciputra Residence sebagai salah satu perusahaan properti terbesar dan terpercaya.

“Kami sangat berterimakasih atas berbagai penghargaan yang diberikan Majalah Properti & Bank kepada kami sehingga mengukuhkan bahwa perusahaan kami menjadi yang terbaik di tahun ini. Memenangkan berbagai penghargaan bergengsi ini merupakan wujud kerja keras kami dalam mewujudkan dan memajukan pembangunan di Indonesia,” kata Yance di Jakarta, 18 Agustus 2016.

Menurutnya, memperoleh berbagai penghargaan dalam satu ajang pemberian award merupakan bentuk pengakuan tertinggi dari masyarakat dan dunia pers bahwa PT Ciputra Residence menjadi salah satu pengembang terbaik di Indonesia dan Mancanegara. Penghargaan ini juga menjadi motivasi untuk PT Ciputra Residence untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menciptakan ruang investasi didalam negeri.

“Sesuai dengan semangatnya, PT Ciputra Residence dalam dedikasinya selama lebih dari 24 tahun berkarya, telah berhasil mengembangkan berbagai proyek unggulan yang berkualitas. Selain dengan pengembangan proyek yang berkelanjutan (Sustainable), mengedepankan inovasi serta ramah lingkungan menjadikan Ciputra Residence layak mendapatkan berbagai pengakuan tersebut.”

Kedepan, lanjut Yance, PT Ciputra Residence berencana mengeluarkan berbagai macam proyek di Jawa dan Luar Jawa, mulai dari pengembangan proyek komersial mixed use, perkantoran, high-rise, retail, hotel hingga akuisisi lahan untuk meningkatkan keberlanjutan proyek Ciputra ke depannya. Setidaknya ada enam proyek baru lainnya yang tengah dikembangkan, seperti proyek perumahan di Malang seluas 100 hektar, perumahan di Samarinda dengan luas lahan sekitar 50-70 hektar. Untuk pengembangan komersial multifungsi Ciputra Residence mengembangkan proyek di Kemayoran seluas 2 hektar. Sementara untuk pengembangan komersial, terdapat di kawasan Fatmawati Jakarta Selatan seluas 4,5 hektar dan kawasan Puri seluas 1,4 hektar dan yang terbaru proyek pengembangan claster-cluster dan ruko baru seluas 20 hektar di CitraRaya Tangerang dan Citra Maja Raya.

Sebagai catatan Citra Maja Raya dan CitraGarden City Malang berhasil mencatatkan penjualan fantastis dalam tempo singkat. Citra Maja Raya berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 7.000 unit terjual dalam 11 hari dan CitraGarden City Malang berhasil memasarkan lebih dari 180 unit Rumah (2 cluster) dalam 6 jam, dimana Launching perdananya di adakan bulan Mei 2016.

TACI Chapter Separaci Rayakan Ultah Ke Satu di CitraGarden BMW

Komunitas Toyota Avanza Club Indonesia (TACI) Chapter Separaci (Serang, Pandeglang, Rangkas, dan Cilegon) merayakan ulang tahun yang pertama di kawasan CitraGateway CitraGarden BMW.

Tururt Hadir, Founder TACI Sigit Sulistianto, Sekjen TACI Pusat Riyan Rahadiansyah, Manager Marketing CitraGarden BMW Andrea Yutanto, 300 member perwakilan TACI dari berbagai daerah dan sejumlah komunitas ototmotif di Banten.
Ketua TACI Chapter Separaci Ubaidillah mengatakan, meski baru satu tahun berdiri, Chapter Separaci sudah memiliki 60 member.”Harapannya di anniversary ke satu ini, Taci Chapter Separaci jauh lebih solid, bisa lebih maju, dan berkembang pesat,” ujar Ubaidillah, kemarin.

Kata pria yang akrab dipanggil Ubai ini, aniversary pertama TACI Chapter Separaci, harus menjadi momentum untuk lebih mempererat silaturahmi dengan sesama anggota TACI dan komunitas otomotif lain di Banten.”Diulang tahun ke satu ini, mudah-mudahan, TACI di Banten semakin besar, serta membawa nama baik Banten di nusantara,” Ubai berharap.

Founder TACI Sigit Sulistianto mengatakan perkembangan TACI di Indonesia juga cukup pesat. Terbukti member Taci sudah tersebar di 26 provinsi di Seluruh Indonesia. “Alhamdulillah cukup pesat karena visi misi dari Taci sebagai wadah silaturahmi antar pengguna Avanza di seluruh Indonesia. Saat ini member TACI sudah 1.600 member se Indonesia,” kata Sigit.

Pada kesempatan tersebut, Sigit juga berpesan agar semakin solid dan bernsinergi, tidak hanya antar member TACI dan komunitas otomotif, namun juga dengan semua pihak, dalam rangka membangun TACI yang lebih besar.”Yang jelas saya selaku founder, ini menjadi tonggak sejarah TACI Separaci, untuk bisa semakin solid, bersinrgi antar pngguna otomotif, dan kalau bisa bersinergi dengan dinas-dinas terkait,” katanya.

Semenatara Itu, Koordinator Marketing CitraGarden BMW Samsul Bahrianto mengatakan, sebagai pengembang yang memiliki konsep one stop living, CitraGarden BMW akan mendukung berbagai kegiatan komunitas otomotif di Banten yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

“Yang jelas rasanya bisa senang sekali, bisa mensuport anniversary Taci ke satu ini. Karena bisa menjadi bagian suksesnya acara ini. Pesan saya buat TACI, semakin kompak, semakin solid, jaya selalu dan tetap berkarya,” katanya. “Kita tetap akan mensuport kegiatan-kegiatan apapun yang dampaknya positif, khususnya untuk klub otomotif,” pungkasnya.

sumber: bantenraya